Tabligh Akbar Anak Nagari!!!

TABLIGH AKBAR BEKAL-BEKAL MENYAMBUT BULAN RAMADHAN
“BALIMAU, Boleh gak ya??”

Puji dan syukur kita persembahkan kehadirat Allah Subhaanahu wa Ta ‘alaa yang senantiasa melimpahkan rahmah dan hidayah-Nya kepada kita semua. Shalawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang merupakan suri tauladan bagi umat Islam. Amma ba’du.
Tidak henti-hentinya kita bersyukur kepada Allah Ta`ala yang telah menanamkan ke dalam hati kita dan hati orang tua kita nikmat yang sangat besar, yakni nikmat Islam. Islam merupakan satu-satunya agama yang benar, agama yang diridhoi oleh Allah Ta`ala, agama yang sempurna dan agama yang memberikan jaminan keselamatan bagi setiap makhluk dan alam semesta. Sebagaimana Fiman Allah Ta`ala :
…..إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ
Sesungguhnya agama yang diridhoi di sisi Allah hanyalah islam”(Q.S. Ali-Imran : 19)
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
“… pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu dan telah Aku cukupkan nimat-Ku bagimu dan telah aku ridhoi islam sebagai agamamu…” (Q.S. Al-maidah : 3)
Wujud dari rasa syukur tersebut adalah bangga dengan islam dan mau beribadah kepada Allah Ta`ala. Salah satu ibadah yang tidak lama lagi dilaksanakan oleh umat Islam adalah ibadah puasa. Ibadah yang diperintahkan oleh Allah Subhanallahu wa Ta’ala dalam firman-Nya :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian, mudah-mudahan kalian bertakwa.” (Al-Baqarah: 183)
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).” (Al-Baqarah: 185)
Hal ini juga ditegaskan juga oleh hadist Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam :
1.     Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
 
“Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dalam keadaan iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari no. 1901 dan Muslim no. 1778)
2.     Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Telah datang pada kalian Ramadhan bulan yang diberkahi. Allah Subhanahu wa Ta’ala mewajibkan atas kalian untuk puasa di bulan ini. Pada bulan Ramadhan dibuka pintu-pintu langit dan ditutup pintu-pintu neraka serta dibelenggu setan-setan yang sangat jahat. Pada bulan ini Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang diharamkan untuk mendapatkan kebaikan malam itu maka sungguh ia telah diharamkan.” (HR. Ahmad, 2/385, An-Nasa`i no. 2106)
3.     Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
 “Shalat lima waktu, Jum’at ke Jum’at berikutnya dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, apabila dijauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim no. 549)
Dari ayat-ayat al-Quran dan Hadist di atas menjelaskan kepada kita akan pentingnya ibadah tersebut bagi umat Islam. Apalagi sebentar lagi ramadhan akan datang, Semua lapisan masyarakat muslim menyambut datangnya bulan penuh berkah ini dengan segala kegembiraan, dan suka cita. Wajah-wajah mereka ceria karena kerinduan yang mendalam ingin bertemu dengan “Bulan Ramadhan” ; ingin mengisi hari-hari berkah ini dengan amal sholeh, baik itu berupa sholat tarawih, membaca Al-Quran, bersedakah, berdzikir, membantu kaum muslimin, memberi makan para fakir-miskin, menyiapkan buka puasa, dan sebagainya. sehingga syi’ar-syi’ar Islam semakin tampak dan terus menampakkan kemajuannya di tengah-tengah kamum muslimin.
Namun sangat disayangkan, di negeri kita saat ini berkembang sebuah tradisi sebagai bentuk semangatnya kaum muslimin dalam menyambut bulan ramadhan. Seperti “Tradisi Balimau”, yang sangat akrab di masyarakat kita, khususnya Kecamatan Bayang. Setiap muda-mudi pergi melaksanakannya, karena ingin menyambut bulan Ramadhan, namun ternyata kebanyakan kaum muslimin tidak mengetahui bahwa tradisi tersebut telah menyelisihi syariat. Bukan malah menyambut bulan ramadhan dengan berbersih hati dan diri. Akan tetapi, malah disambut dengan perbuatan dosa dan maksiat, seperti berkumpulnya muda-mudi di tempat pemandian yang dapat menimbulkan fitnah dan dosa. Oleh karena itu sangat dibutuhkan suatu pedoman bagi kaum muslimin dan memberi tahu mereka akan bahaya perbuatan tersebut yang dapat merusak amal ibadah puasa kita.
Oleh karena itu “IKATAN MAHASISWA BAYANG (IMABAY)” tergerak untuk mengangkat acara “Tabligh Akbar Bekal-bekal Menyambut Bulan Ramadhan, BALIMAU!! Boleh gak ya??”. Mudah-mudahan upaya kita ini diridhoi Allah Ta`ala. Amiin.
Tema kegiatan       :   Bekal-bekal Menyambut Bulan Ramadhan, BALIMAU!!   Boleh gak yaa??
Bentuk Kegiatan    :  Ceramah disertai Tanya Jawab
Pemateri                  :  Ustadz Zul Asli Rusli (Alumni LIPIA Jakarta – Cab. Universitas Ibnu   Su’ud, Saudi Arabia)
Tempat                    :  Mesjid Raya Al-Munawwarah Kapelgam, Kec. Bayang Kab. Pesisir Selatan, Sumatera Barat
Hari/Tanggal           :  Ahad/ 15 Juli 2012
Waktu                      :  13.00-16.00 WIB
Bayang, 8 Juli 2012
Panitia Pelaksana Tabligh Akbar

Tentang eldeliah

PP. Jamaah Al-Deliah Al-Islamiah
Pos ini dipublikasikan di Dakwah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s